Showing posts with label KULINER. Show all posts
Showing posts with label KULINER. Show all posts

Wednesday, October 5, 2011

Ayam Kampung Goreng Cibubur


Pertama-tama: sedikit sejarah. Apa yang dikenal sebagai nasi uduk Betawi tak hanya datang dengan sambal terasi, tapi wajib juga dicoba dengan sambal kacang, yang kombinasi kemiri, cuka, cabai, dan garamnya membentuk rasa manis-gurih-masam. Tuntutan tradisi akan bersikukuh tentang kehadiran dua sajian penyerta—semur jengkol dan semur tahu—dan, melihat gerombolan penggemarnya, tempat makan di Cibubur ini tentu melakukan sesuatu dengan benar. 

Jadi, mengapa saya tak terkesan? Nasinya terlalu lengket, teksturnya nyaris seperti ketan, sementara ayam gorengnya lunglai dan agak kebanyakan kunir. Dan, seolah ini mungkin terjadi, sambal kacangnya pun kekurangan energi. Cobalah sayur asamnya untuk sedikit mengimbangi: ia lebih kelam daripada yang Anda temui di restoran Sunda kuring, tampaknya karena kandungan kacang atau kemirinya.

Tuesday, October 4, 2011

Sop Kikil Kemangi


Purcepnews - Cuaca panas ditambah rutinitas yang segudang, tapi jangan lewatkan makan siang Anda. Untuk menemani makan siang Anda tak ada salahnya menu yang menggigit dan membuat Anda kembali segar.
Sop kikil kemangi, hidangan segar yang tak pernah absen menggoda air liur kita. Bagaimana tidak, saat dimasak dengan rempah-rempah khas negara tropis, kuliner yang satu ini juga akan memunculkan aroma harum yang tak terduga.

Untuk tahap awal, kikil diolah dengan teknik blanching. Kikil dimasak dengan air mendidih. Tunggu selama kurang lebih 5 menit sampai darah dan kotoran yang masih terkandung di dalam kikil terangkat ke permukaan. Angkat kikil lalu tiriskan.
"Buang air rebusan tadi. Setelah itu siapkan air baru untuk mulai meracik kikil dengan bumbu rempah," kata Executive Chef Hotel Santika Pandegiling, Umar Shaichan saat mendemokan masakannya, Rabu (14/9/2011).
Siapkan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, cabe merah. Blender seluruhnya hingga halus. Lalu tumis hingga muncul bau harum khas rempah.
Masukkan kikil ke dalam tumisan bumbu di atas. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai kikilnya tenggelam dalam rebusan. Tunggu sampai kikilnya terlihat empuk.
"Setelah dirasa cukup empuk, angkat kikilnya lalu iris tipis-tipis. Siapkan air kacang dari blenderan kacang dan air yang disaring," paparnya.
Panaskan kuah kikil berbumbu dengan tambahan air kacang. Lalu rebus dengan tambahan garam, merica, gula dan penyedap secukupnya sesuai selera.
Sajian ini akan semakin menggiurkan bila ditambah berbagai penyedap alami masakan. Anda bisa menambahkannya dengan daun bawang, seledri, bawang goreng, sambal soto dan jeruk nipis. Yummmy, suasana makan siang Anda dijamin makin menggoda.

Mie Pecun


Surabaya - Untuk sebagian warga Kota Pahlawan, istilah 'pecun' memang asli terdengar tidak sopan. Kalau diartikan secara harfiah, pecun artinya perek atau sebuah ungkapan buruk terhadap wanita. Namun, kudapan ini tak bermaksud begitu. Mie Pecun maknanya mie pedas bebas racun.

Kuliner mie pecun berlokasi di Jalan Anjasmoro depan Hotel Widodaren. Meskipun baru dibuka sejak 5 bulan yang lalu, kuliner ini cukup memiliki penggemar yang fanatik.

Setiap hari, warung mini yang dikelilingi pedagang durian ini tak pernah sepi pengunjung. Semakin malam, bangku kosong akan semakin sulit di dapat.

Mie pecun sebenarnya diracik dengan bahan dan bumbu sederhana. Mie goreng instan yang biasa kita makan, diolah lebih lanjut dengan tambahan sambal matang sesuai takaran yang diinginkan pembeli. Bisa sedang, pedas atau bahkan 'super pedassss' sesuai permintaan pemesan.

Dan jangan heran bila keringat Anda mulai bercucuran meski seporsi Mie Pecun belum habis dilahap. Marlence, salah satu koki wanita di kedai Mie Pecun juga akan memberi tambahan telur mata sapi, kornet, dan sayur untuk menyajikan Mie Pecun.

"Kalau Mie Pecun Maniac, ada tambahan gorengan udang di atas mie," tutur Marlence centil saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Selasa (27/9/2011).

Sementara menu minuman tak kalah menggoda gairah. Istilah-istilah menu minuman sengaja dibuat sedikit 'nakal'. Seperti jus jambu merah dinamai Guava Meronta, Jeruk Minum Jeruk (jus jeruk, Mangga Mampir (jus mangga), Susu Soda Jingkrak (es susu soda), Susu Gelisah (cokelat hangat) dan Minuman Lelaki seperti minuman isotonik penambah vitalitas pria.

Kalau Anda tak suka sayur atau sawi diolah bersama mie pedas, Anda bisa memesak Mie Pedas Bugil. Mbak Marlence akan senantiasa menuruti apa permintaan pengunjung kiosnya. Setiap porsi, rata-rata Mie Pecun dihargai Rp 10 ribu.

Warung atau kios Mie Pecun ini konon muncul atas ide dua orang pria yang bekerja di salah satu hotel berskala Internasional di Surabaya. Sebutannya Pak'e dan Uncle. Tak jarang keduanya bisa turut melayani pengunjung jika waktu menunjukkan di atas pukul 20.00 WIB. Penasaran? Silahkan mencoba!

Tuesday, May 17, 2011

Hamburger Ala Lebanon Selatan

Pernahkan anda mendengar atau malah pernah merasakan lezatnya Hamburger? Hamburger yang satu ini sangat khas dan hanya dijumpai di daerah Lebanon selatan. Anda bisa mendapatkan Hamberger ini di Pinggiran kota Marjayoun, di Meiss El Jabel ataupun di Al-Edeisseh. Hamberger (atau seringkali disebut dengan burger) adalah sejenis makanan berupa roti berbentuk bundar yang diiris dua dan ditengahnya diisi dengan patty yang biasanya diambil dari daging, kemudian sayur-sayuran berupa selada, tomat dan bawang bombay. Sebagai sausnya, burger diberi berbagai jenis saus seperti mayones, saus tomat dan sambal serta mustard. Beberapa varian burger juga dilengkapi dengan keju, asinan, serta bahan pelengkap lain seperti sosis dan Ham. 
















Reviewed by Purcep, Blate South Lebanon 18th May 2011




Monday, December 20, 2010

Tongseng Kambing

Bagaimana cara memasak "TONGSENG KAMBING ALA PUR CEPUK" dan resipinya, serta masak "gudeg"?

1. Tongseng Kambing Yogya

Bahan:
250 gram daging kambing muda potong dadu
100 gram/5 lembar kol iris kasar
250 cc kaldu kambing/sapi
3 sdm minyak untuk menumis
2 sdm air jeruk nipis
3 buah cabe merah (besar) iris tipis
3 siung bawang putih iris tipis
4 bawang merah iris tipis
4 sdm kecap manis
1 sdt garam
1 sdt gula
½ sdm merica bubuk

Cara Membuat:
Tumis daging sampai ½ matang, masukan kol serta semua bumbu kecuali garam, merica dan kecap manis.
Masukan garam, merica dan kecap manis sampai agak matang, setelah itu tuang kaldu dan masak sampai matang.

2. Gudeg basah

Bahan – bahan :
daging ayam 1/2 kg
nangka muda 1/2 kg
telur ayam 4 butir
tahu putih ukuran sedang ( medium) 6
kelapa tua 1 buah (diparut)
daun jati 4 – 6 lembar.

Bumbu-bumbu :
bawang merah 6 biji
bawang putih 8 siung
ketumbar 1 1/2 sendok teh
laos 2 ruas jari
kemiri 7 buah
daun salam 4 lembar
gula merah 2 sendok makan
garam 1 sendok makan

Cara memasak :
1. parut kelapa , beri air sedikit, peras dan ambil santannya 750 cc
2. rebus telur dan kupas kulitnya
3. cuci bersih dan potong-potong nangka muda
4. rebus nangka muda bersama daun jati.
5. Tiriskan dan memarkan nangka muda yang sudah direbus
6. Haluskan semua bumbu kecuali laos dan daun salam
7. Masukkan semua bahan dan bumbu ke dalam panci
8. Rebus semua bahan dan bumbu dengan santan sampai santan hampir habis

Sesudah masak, makanan ini siap dihidangkan untuk 5 orang, sebagai teman makan nasi hangat. Lebih enak lagi kalau disantap pada pagi atau malam hari, seperti kebiasaan orang di Jogja

3. Gudeg kering

Bahan:
1 kg nangka muda, pilih yang seratnya pendek (khusus untuk gudeg), potong kecil-kecil
750 cc kaldu
4 lembar daun salam

Bumbu yang dihaluskan:
6 buah bawang merah
2 siung bawang putih
5 butir kemiri sangrai
3 sdt ketumbar sangrai
1 sdt jintan sangrai
200 gr gula merah, iris halus
2 sdt air asam
1 sdm garam
1 sdt lengkuas cincang

Cara membuat:
1. Rebus nangka setengah matang, angkat dan tiriskan.
2. Didihkan kaldu, masukkan nangka, bumbu halus, dan daun salam.
Aduk-aduk sampai tercampur rata, kemudian tutup panci. Kecilkan apinya dan teruskan memasak. Jangan buka tutup panci sampai nangka matang dan air habis. Sajikan bersama nasi dan pelengkap lainnya.

Catatan:
Untuk memasak gudeg, lebih baik jika menggunakan wadah dari tanah liat agar tidak mudah hangus. Atau gunakan panci anti lengket. Untuk membuat gudeg lebih kering, tempatkan dalam loyang, kemudian panggang dalam oven sambil sesekali dibalik.
Posting by Cepuk

Sunday, November 28, 2010

Tape Ketan

Description: 
"Kenapa mesti direndam semalam?". Jawabnya : butiran beras ketan, terutama ketan hitam, cenderung keras. Jadi... meremdam itu fungsinya untuk melunakkan butiran beras ketan agar saat dimasak bisa matang (lembek).

Ingredients:
Beras ketan, direndam semalam
Ragi tape (lihat gambarnya di resep Tape Singkong)

Directions:
1. Habis direndam, ditiriskan. Boleh diaron dulu dengan sedikit air, atau langsung dikukus hingga ketan empuk.
2. Angkat, dinginkan.
3. Taburi secara merata dengan ragi tape.
4. Tutup dengan rapat (sebaiknya ditutup dengan bahan yang tidak terlalu kedap, misal daun pisang atau kain), simpan di tempat hangat selama minimal sehari. Cek kematangan setelah sehari. Begitu matang, langsung simpan di lemari es dan santap segera (kalau tidak, dikhawatirkan akan menghasilkan banyak alkohol dan tidak layak dimakan).

Enaknya Tape Ketan Hitam buat apa? Diantaranya nih :
- pudding
- topping ice cream
- madu mongso (ini jajajan Jawa Timur, prinsipnya sih dodol tape ketan hitam)
- Es Tape Ketan Hitam....segerrr dan lezaaat, udah pernah nyoba belum?

Gini caranya :
1. Bikin kuah santan : santan kental, air, daun pandan, direbus tambah garam sedikiit (bisa ditambah susu jika suka).
2. Sajikan tape ketan hitam dengan kuah santan, tambah gula pasir dan es batu...slurrppp!

Mendoan Tempe Gembus

Dingin-dingin gini enaknya makan gorengan. Bikin Resep Mendoan Tempe Gembus ah… Apalagi selagi hangat dimakan bersama cabai hijau, waduh enak’e. Maknyus…

Resep Bahan Mendoan Tempe Gembus :
  • adonan dasar mendoan 1 resep
  • tempe gembus/gembos/menjes 300 gram, iris setebal 3 mm
  • daun kucai 8 batang, potong 1 cm
  • minyak goreng 750 ml
Cara Membuat Mendoan Tempe Gembus :
  1. Campur adonan dasar mendoan dengan daun kucai, aduk rata.
  2. Panaskan minyak. Celup tempe gembus dalam adonan mendoan, goreng hingga matang. Angkat dan tiriskan.
  3. Sajikan dengan cabai rawit hijau.
Untuk 24 potong 

Selamat mencoba

Reviewed by Purcep, Blate South Lebanon, 18th May 2011

Gethuk Lindri

Gethuk ala Pur Cepuk

Bahan:
Ubi Jalar, kukus haluskan 250 gr
Kelapa parut, kukus 50 gr
garam 1/4 sdt
gula 1/2 sdt

Bahan taburan:
Kelapa parut, kukus 50 gr
gula 1,5 sdm
garam 1/4 sdt

Cara membuat:
Campur bahan Gethuk, cetak sesuai selera ( aku cetak pake loyang muffin kecil, soalnya ngga punya gilingan gethuk/daging/mie...)
Tambahkan bahan taburan, sajikan hangat. 


Reviewed by Purcep, Blate South Lebanon, 18th May 2011

Lemper Ayam

Bahan : ketan
250 gram ketan
250 ml santan kental dari 1 butir kelapa
2 lembar daun salam
1 batang serai memarkan
1/2 sdt garam
Isi :
1 dada ayam rebus matang suwir-suwir
1 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdm air asam jawa
2 sdm minyak goring
Haluskan :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri, sangrai
1 sdm ketumbar, sangrai
1 sdt jintan sangrai
1 sdm gula pasir
Pembungkus : daun pisang secukupnya
Cara membuat :
1. Ketan rendam selama 2 jam, cuci bersih, tiriskan dan kukus selama 15 menit, angkat.
2. Rebus santan bersama daun salam, serai dan garam, masukkan ketan yang telah dikukus dan aroni hingga seluruh santan dihisap oleh ketan, angkat.
3. Kukus ketan hingga matang, angkat.
4. Isi : panaskan minyak tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan santan ayam, salam dan daun jeruk masak hingga matang dan santan habis, angkat.
5. Siapkan cetakan lemper olesi dengan minyak atau lapisi dengan selembar plastik bersih, tuangkan setengah bagian ketan, ratakan tuangkan isian, ratakan dan tutup dengan setengah sisa ketan ratakan dan padatkan. Angkat.
6. Ambil selembar daun dengan ukuran yang sesuai dengan potonga lemper, bungkus dan sajikan.
Untuk : 12 buah

Reviewed by Purcep, Blate South Lebanon 18th May 2011

Grontol Jagung

Ingat postinganku tentang grontol?
Aku dapet resepnya dari tabloid Nova nih, cuman belum dipraktekin... hehe

Bahan :
- 300 gr jagung pipil
- 1 sendok teh air kapur sirih
- 2000 ml air untuk merebus
- 2 sendok teh garam
- 2 lembar daun pandan

Pelengkap :
- 25 gr gula pasir
- 150 gr kelapa parut panjang, kukus
- 1 lembar daun pandan
- ½ sendok teh garam

Cara membuat :
- Rendam jagung pipil bersama air kapur sirih selama semalam, cuci, tiriskan.
- Rebus air hingga mendidih, masukkan jagung, garam dan daun pandan, rebus hingga jagung mekar dan matang, angkat, tiriskan.
- Campur kelapa bersama daun pandan dan garam, aduk rata, kukus selama 15 menit, angkat.
- Sajikan grontol dengan gula pasir dan kelapa muda.

Untuk 6 orang.

Tiwul

Tiwul, atau Thiwul adalah makanan pokok pengganti nasi beras yang dibuat dari ketela pohon atau singkong. Penduduk Pegunungan Kidul (Pacitan, Wonogiri, Gunung Kidul) dikenal mengonsumsi jenis makanan ini sehari-hari.
Tiwul dibuat dari gaplek. Sebagai makanan pokok, kandungan kalorinya lebih rendah daripada beras namun cukup memenuhi sebagai bahan makanan pengganti beras. Tiwul dipercaya mencegah penyakit maag, perut keroncongan, dan lain sebagainya. Tiwul pernah digunakan untuk makanan pokok sebagian penduduk Indonesia pada masa penjajahan Jepang.

Reviewed by Purcep, Blate 18th May 2011

Gaplek

GAPLEK adalah bahan makanan yang diolah dari umbi ketela pohon atau singkong. Prosesnya sangat mudah; umbi singkong yang telah dipanen kemudian dikupas dan dike­ringkan. Itu kata Wikipedia. Gaplek yang telah kering kemudian bisa ditumbuk sebagai tepung tapioka yang bisa dibuat bermacam-macam kue. Men­jadi bahan olahan kue, terdengar lebih bergengsi. Tak ada kesan kampungan, bahkan identik dengan ke­miskinan. Betapa  peristiwa yang terjadi di kampung Pajagan, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mang­ku­bumi, Kota Tasikmalaya tempo lalu, membawa kepahitan. Pasangan suami istri, Sarben (60) dan Masriah (50), korban keracunan gaplek, tergolong keluarga tak mampu. Mereka tinggal di kandang ayam di atas kolam yang sudah ditinggalkan pemiliknya. Selain Sarben dan Masriah, lima orang warga kampung itu pun sama-sama mengalami keracunan. Bahkan, seorang di antaranya meninggal, lantaran kondisinya sudah gawat.
Racun diakui menjadi zat pembunuh ampuh. Zat itu  merusak makanan menjadi berbahaya bila dikonsumsi. Jika tak sempat dibawa ke rumah sakit, risikonya maut. Bukan soal gaplek dan rumah kandang ayam saja yang men­jadi penanda. Namun, musti ada yang direnungi dengan serius. Racun yang lebih berbahaya ketimbang bakteri perusak makanan, dan membuat orang muntah-muntah. Kemiskinan juga adalah racun. Racun bagi tatanan sosial yang sedang dibangun para pemegang kebijakan bersama masyarakat. Kemiskinan sederhananya ditandai dengan kondisi serba tiada.

Tak ada nasi, makan gaplek. Tak punya pekerjaan tetap, jadilah pengangguran yang jaraknya tipis dengan dunia kejahatan. Tak punya keahlian, akhirnya jadi buruh serabutan, seperti yang dilakukan Sarben. Tak punya gaya hidup disiplin, akhirnya terjebak malas. Gaplek hanyalah penanda yang hendak menyampaikan pesan, di Kota Tasikmalaya, masih ada warga yang me­larat.  Warga yang sejatinya dilindungi oleh Pemerintah. Insiden Cigantang tempo lalu, patut jadi tamparan bagi kita. Paling tidak, menggugah kesadaran untuk menggelorakan solidaritas sosial.

Reviewed by Purcep, Blate South Lebanon, 18th May 2011